silahkan tempatkan kode iklan atau banner disini
peluang usaha
Cloap Program Affiliasi - Cara Mudah cari uang

Jumat, 20 Mei 2011

Bahaya Ponsel Bagi Anak

Tingginya kebutuhan arus komunikasi menjadikan telepone seluler atau handphone layaknya sebagai kebutuhan pokok. Hp kini tidak hanya dimiliki orang dewasa aja tapi anak-anak sekolah pun sudah banyak yang mempunyai HP. Lalu amankah HP bagi kesehatan anak...?

 Seorang profesor onkologi dari University Hospital di Orebro, Swedia, bernama Dr. Lennart Hardell, telah melakukan penelitian mengenai anak-anak yang menggunakan HP sebelum usia 20 th. Hasilnya cukup mencengangkan, dari 15 studi yang dilakukan di 6 negara, diketahui anak-anak yang menggunakan HP sebelum usia 20 tahun memiliki kemungkinan 5 kali lebih besar mengidap Glioma atau sejenis kanker otak dan tumor saraf akustik (acoustic neuromas) di jaringan pendengaran dibandingkan dengan orang yang baru mulai menggunakan HP setelah usia 20 tahun. Frekuensi terjadinya kanker pada anak-anak dibawah 20 tahun yang menggunakan HP adalah empat kali lebih besar.

 Glioma adalah kanker pada sel glia (berasal dari bahasa yunani : perekat), yang merupakan sel-sel pendukung neuron  atau sel saraf yang memastikan neuron tetap pada tempatnya, menyediakan nutrisi dan oksigen dan menuntun perkembangan mereka di masa muda. Apapun type glioma yang diderita seseorang, prediksinya sangat lemah. Kemungkinan hidup si penderita glioma ini hanya sembilan bulan sampai tiga tahun setelah diagnosis.

 Tumor saraf Akustik adalah tumor jinak pada saraf pendengaran, walaupun neuroma dikategorikan tumor jinak, namun bisa menyebabkan pusing-pusing, hilangnya keseimbangan dan gangguan pada pendengaran atau tuli.

Otak anak dianggap belum berkembang hingga mereka berusia 20 tahun, radiasi HP lebih besar dampaknya bagi otak anak karena radiasi HP terpancar sebesar 5 inchi ke dalam otak anak dan hanya 2 inchi pada orang dewasa. Walaupun akhir-akhir ini telah terjadi peningkatan kanker otak pada anak yang secara kebetulan waktunya seiring dengan maraknya pengguna telepone seluler. Hasil penelitian ini membuat parlemen Eropa menghimbau negara-negara anggotanya untuk lebih keras membatasi penggunaan telepone seluler pada anak kecil.

Sayangnya di Indonesia belum muncul kesadaran untuk melakukan hal yang serupa. Oleh karena itu, lebih bijaklah jika anda ingin membekali anak anda dengan HP, Perhatikan usianya dan seberapa perlu anak anda untuk menggunakan HP. Itu semua tentunya demi kesehatan anak anda. (melindacare)

0 komentar:

Posting Komentar

 
peluang usaha
peluang usaha